The knowledge of Bengkulu University’s forestry students of tree diversity in their campus

Wiryono, Steffanie Nurliana

Abstract. Wiryono, Nurliana S. 2011. The knowledge of Bengkulu University’s forestry students of tree diversity in their campus. Nusantara Bioscience 3: 98-103. Indonesia is rich in plant diversity which has provided daily human needs for millennia. Knowledge of diverse plants and their uses is part of ecological knowledge essential for the survival of human. However, rapid deforestation has reduced plant diversity and caused the loss of traditional ecological knowledge. Furthermore, the increased availability of electronic entertainment has alienated young people from nature, causing further loss of ecological knowledge. The objective of this study was to know the ability of Bengkulu University’s forestry students to identify trees growing in the campus by local names and their genera. Knowing the name of trees growing in our environment is an indicator of concern for biodiversity. Results showed that forestry students had low ability to identify trees by local names and even lower by genera. Second-semester students could identify fewer trees than the higher-semester students, and the knowledge was not affected by student’s gender or profession of students’ parents. This low appreciation of plant diversity among young generation will have negative implication for biodiversity conservation efforts. Students should be brought closer to nature by increasing outdoor education.

Key words: concern for biodiversity, botanical knowledge, forestry students.

Abstrak. Wiryono, Nurliana S. 2011. Pengetahuan mahasiswa kehutanan Universitas Bengkulu terhadap keragaman pohon di kampusnya. Nusantara Bioscience 3: 98-103. Indonesia kaya akan keanekaragaman tumbuhan yang telah memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari selama ribuan tahun. Pengetahuan tentang tumbuhan yang beragam dan kegunaan mereka adalah bagian dari pengetahuan ekologi penting untuk kelangsungan hidup manusia. Namun, deforestasi yang cepat telah mengurangi keanekaragaman tumbuhan dan menyebabkan hilangnya pengetahuan ekologi tradisional. Selanjutnya, peningkatan ketersediaan hiburan elektronik telah mengasingkan kaum muda dari alam, menyebabkan hilangnya pengetahuan ekologi lebih banyak lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mahasiswa kehutanan Universitas Bengkulu untuk mengidentifikasi pohon yang tumbuh di kampus dengan nama lokal dan genus. Mengetahui nama pohon yang tumbuh di lingkungan merupakan indikator kepedulian terhadap keanekaragaman hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kehutanan memiliki kemampuan yang rendah untuk mengidentifikasi pohon dengan nama lokal dan bahkan lebih rendah lagi dengan nama genus. Mahasiswa semester kedua dapat mengidentifikasi pohon lebih sedikit dibanding mahasiswa dengan semester yang lebih tinggi, dan pengetahuan itu tidak terpengaruh oleh jenis kelamin atau profesi orang tua. Hal ini menunjukkan rendahnya apresiasi keanekaragaman tumbuhan di kalangan generasi muda yang akan memiliki implikasi negatif bagi upaya konservasi keanekaragaman hayati. Mahasiswa harus dibawa lebih dekat dengan alam dengan meningkatkan pendidikan di luar ruangan.

Kata kunci: kepedulian terhadap keanekaragaman hayati, botani pengetahuan, mahasiswa kehutanan.

Download Full Text

This entry was posted in Jurnal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *